No.1-3
1. Berikan penjelasan mengapa molekul di bawah ini bersifat polar atau non polar
a. F2
b. H2O
c. HF
2. Tuliskan 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis
3. Tuliskan fungsi dari setiap golongan senyawa/molekul pada soal nomor 2 bagi tubuh manusia.
JAWAB:
1. a. F2 bersifat non polar karena mempunyai perbedaan nilai keelektronegatifan yang sama
b. H2O bersifat polar karena mempunyai perbedaan nilai keelektronegatifan yang besar
c. HF bersifat polar karena mempunyai ikatan kovalen polar dan mempunyai perbedaan nilai keelektronegatifan yang besar.
2. 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis:
a. Lemak
b. Karbohidrat
c. Protein
d. Mineral
e. Air
3. a. Air
Mengatur suhu tubuh
Penting untuk aktivitas kimia dalam tubuh
Berfungsi sebagai pelarut untuk mineral, vitamin, asam amino, glukosa agar mudah diserap oleh tubuh
Membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh sel tubuh
Memastikan tubuh senantiasa bertenaga.
Bertindak sebagai penyerap hentakan di saraf tunjang dan organ dalam badan
Meningkatkan metabolisme sel, mengeluarkan zat yang tidak berguna dalam tubuh
b. Fungsi Lemak
Lemak adalah satu zat gizi makro yang memiliki peran penting bagi tubuh untuk menyimpan kelebihan energi yang berasal dari makanan. karena itu, lemak memiliki berbagai fungsi yang sangat penting untuk mempertahankan tubuh tetap sehat. dan kebutuhan lemak harian untuk orang indonesia adalah sekitar 15% dari kebutuhan energi total.
Lemak memiliki bernagai macam fungsi diantaranya :
Sumber energi
Lemak merupakan sumber energi yang besar di dalam tubuh, dan menghasilkan 9 kkal pada setiap gramnya, dan jumlah ini jauh lebih besar dari pada energi yang dihasilkan protein dan karbohidrat yaitu hanya sebesar 4 kkal untuk setiap gramnya. Lemak di dalam tubuh berasalh dari asupan makanan sehari-hari, baik itu berasal dari sumber karbohidrat, protein, maupun dari lemak itu sendiri. lemak yang berada di dalam tubuh disimpan pada bagian-bagian berikut ini: 50% pada jaringan bawah kulit (daerah subkutan), 45% pada ronggaperut yang menyelimuti organ dalam, dam 5% pada jaringan intramuskular.
Menghemat Protein
pada kondisi tertentu tubuh membutuhkan energi yang sangat banyak seperti dalam kondisi sakit, pada kondisi ini tanpa adanya lemak tubuh akan menggunakan protein tubuh juga untuk memnuhi kebutuhan energi, sedangkan protein sendiri memiliki fungsi penting lainnny sebagai zat pengatur dan membantu tubuh meningkatkan fungsi imunitasnya, dengan bantuan lemak protein melakukan fungsi utamanya sebagai zat pengatur tanpa harus terbuang percuma memenuhi kebutuhan energi yang besar.
Memberi rasa kenyang
Lemak adalah salah satu zat gizi yang mempu memperlambat sekresi asam lambung dna memperlambat pengosongan lambung sehingga memberikan efek kenyang lebih lama.
Sebagai Pelumas
untuk pengeluaran sisa percernaan, lemak memiliki fungsi sebagai pelumas untuk membantu pengeluarannya
Memelihara Suhu Tubuh
sebanyak 50% lemak terdistribusi di bawah lapisan kulit, hal inilah yang membuat tubuh tetap hangat meskipun kondisi di luar tubuh sedang dalam cuaca dingin, dengan demikian tubuh tidak kehilangan panas tubuh secara cepat.
Pelindung organ
dengan 45% lemak pada rongga perut, membuat organ-organ yang berada didalam rongga perut akan terselubungi oleh lemak, sehingga lemak dapat melindungi organ tersebut dari benturan dan bahaya lain dari luar tubuh.
c. Karbohidrat
1 Sumber energi tubuh
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai pasokan utama energi
bagi tubuh. Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kkalori.Keberadaan
karbohidrat di dalam tubuh, sebagian ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa
untuk keperluan energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot sebagai
glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi lemak untuk kemudian
disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak.
1.
Melancarkan
system pencernaan
Makanan tinggi karbohidrat kaya akan serat yang berfungsi melancarkan
sistem pencernaan dan buang air besar. Serat pada makanan dapat membantu
mencegah kegemukan, kanker usus besar, diabetes mellitus, dan jantung koroner
yang berkaitan dengan kolesterol tinggi.
1. Mengoptimalkan fungsi tubuh
Ketika kebutuhan karbohidrat harian tidak
terpenuhi, maka tumbuh akan mengambil protein sebagai cadangan energi.
Akibatnya fungsi protein sebagai zat pembangun tidak optimal. Memenuhi
kebutuhan karbohidrat akan membuat protein melaksanakan tugas utamanya sebagai
zat pembentuk tubuh.
d. Protein
Protein berfungsi
sebagai zat pembangun, yang berfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan
jaringan, menggantikan sel-sel yang telah mati dan aus terpakai sebagai protein
struktural.
Protein
berfungsi dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai mikroba dan zat
toksik lainnya yang datang dari luar dan masuk ke dalam tubuh.
Protein
sebagai zat pengatur berfungsi dalam pengaturan proses-proses metabolisma
dalam bentuk enzim dan hormone. Proses-proses metabolic atau reaksi biokimia
diatur dan dilangsungkan atas pengaturan enzim. Sedangkan aktivitas enzim
diatur lagi oleh hormone, agar terjadi hubungan yang harmonis antara proses
metabolisma yang satu dengan yang lainnya.
Dalam
kromoson, protein berfungsi dalam menyimpan dan meneruskan sifat-sifat
keturunan dalam bentuk genes. Dalam genes ini tersimpan codon untuk sintesa
protein enzim tertentu, sehingga proses metabolisma diturunkan dari orang tua
kepada anaknya dan diteruskan ke generasi berikutnya secara berkesinambungan.
e. Mineral
· Mengatur
tekanan Osmotik dalam tubuh kita.
· Membuat dan menghasilkan berbagai
enzim
· Mineral berfungsi mengeraskan,
memelihara, dan mengendalikan tulang dan proses faal dalam tubuh
· Mineral berfungsi sebagai katalis
terhadap seluruh proses biokimia dalam tubuh.
· Kontraksi otot dan respon saraf
· Mineral berfungsi sebagi pembentukan
struktur dan jaringan lunak dan keras, serta dalam kerja sistem enzim
· Membantu dan menolong dalam
pembuatan antibodi
· Menjaga dan mengatur keseimbangan
air dan asam basa pada darah
· Mineral berfungsi dalam penyusunan
kerangka tubuh, otot dan gigi
· Sebagai aktivator dalam peranan
enzim dan hormon
TUGAS KIMIA ORGANIK II
List/cari 10 jenis bahan alam yang memiliki gugus karboksilat dengan menggambarkan struktur molekulnya.
1.Cuka Apel
Cuka apel adalah cairan hasil fermentasi dari buah apel segar yang mula-mula gula di ubah menjadi alkohol(etanol), kemudian alkohol itu diubah menjadi asam asetat.
2.Mentega
Mentega adalah makanan
produk susu,dibuat dengan mengaduk krim yang didapatkan dari susu. Mentega
adalah emulsi dari air dan minyak. Mentega mengandung asam etil laktat, asam
butirat/butanoat yang merupakan bagian dari asam karboksilat.
3.Pir
Pir adalah sebutan untuk pohon
dari genus Pyrus dan buah yang dihasilkan. Beberapa spesies pohon pir
menghasilkan buah yang enak dimakan karena mengandung banyak air,buah ini jga
memiliki rasa yang manis dan terkadang agak sedikit rasa masam. Rasa masam ini
bersal dari benzil asetat. Benzil asetat ini merupakan ester yang dihasilkan dari
kondensasi benzil alkohol dan asam asetat.
4. Lilin
Lilin adalah sumber penerangan
yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Dalam lilin
terkandung asam stearat yang berfunsi sebagai pengeras dan penguat lilin.
Sebelum abad ke-19, asat stearat diambil dari lemak sapi. Asam stearat juga
memiliki pengaruh pada titik leleh lilin sehingga meningkatkan daya tahan dan
konsistensi nyala lilin.
5. Asam Semut
Asam semut adalah senyawa
asam karboksilat yang paling sederhana dengan nama lain asam formiat/format.
Asam formiat berupa cairan yang tak berwarna, berbau tajam dan larut sempurna
dalam air.
6. Minyak Sawit Minyak sawit termasuk minyak yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Minyak sawit berwujud setengah padat pada temperatur ruangan dan memiliki beberapa jenis lemak jenuh asam laurat (0.1%), asam miristat (1%), asam stearat (5%), dan asam palmitat (44%). Minyak sawit juga memiliki lemak tak jenuh dalam bentuk asam oleat(39%), asam linoleat (10%), dan asam alfa linoleat (0.3%).
7. Akar Valerian
Akar Valerian adalah
tanaman asli dari Inggris.[2] Dalam literatur orang
Barat, Akar Valerian berkhasiat sebagai penenang, obat anti-muntah, dan
memperkuat sistem atau organ-organ pencernaan.Akar Valerian berbau asam valerat
dan kamper, memiliki rasa manis diikuti rasa pahit seperti rempah; mengandung alkoloid
dan yang tak berbau dan mudah menguap (metil 2-pirolil keton), juga minyak
atsiri yang mengandung 1% ester epoksivalerianat.
8. Lemak Kambing
Asam lemak kaprilat,
laurat, kaproat dan kaprat di dalam susu kambing lebih tinggi kandungannya
dibandingkan dalam susu sapi, yaitu masing-masing mencapai 50, 10, 2 dan 1,5
kali lipatnya. Kesimpulan penelitian ini yaitu aroma dan flavor “prengus”
sangat melekat pada susu kambing. Asam lemak jenis kaprilat dan laurat
merupakan asam lemak yang paling tinggi kandungannya di dalam susu kambing dan
diduga mempunyai kontribusi bermakna terhadap aroma dan rasa “prengus” susu
kambing. 9. Coklat
Cokelat hitam pada umumnya mengandung 33% asam oleat (yang termasuk lemak baik/lemak tidak jenuh tunggal), 25% asam palmitat (lemak jenuh) dan 33% asam stearat. Asam lemak stearat termasuk jenis asam lemak jenuh, yang oleh beberapa pakar diklaim bersahabat terhadap jantung. Hal ini dibuktikan dari suatu penelitian besar (metaanalisis) yang pada akhirnya menyimpulkan bahwa asam lemak stearat pada cokelat tidak menurunkan HDL ataupun meningkatkan kadar LDL.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar